Selasa, 25 Mei 2010

SINTA ”Pemilik Keripik Pisang Ibu Mery”




Asal ada kemauan pasti ada jalan, itulah tekad yang telah tertanam di dalam diri Sinta. Seorang mahasiswi di Fakultas Ekonomi, Universitas Lampung, Sumatra. Perempuan berusia 22 tahun ini berhasil mengangkat keluarganya keluar dari kemiskinan selama bertahun-tahun. Karena terpikir untuk menambah uang saku, ia mengawalinya dengan berbisnis kecil-kecilan. Dengan berbisnis itulah ia beruntung karena bisa mengejar ilmu hingga ke jenjang universitas, bahkan ia berhasil menjadi pengusaha yang hebat dan membuatnya menjadi jutawan.
• Manfaatkan Produk Lokal
Memahami bahwa ia dilahirkan dalam keluarga yang tidak berkecukupan secara materi, Sinta berfikir untuk bekerja membantu keluarganya sepulang sekolah. Ketika di kelas 2 SMA, Sinta bekerja di sebuah pabrik keripik pisang. Hal seperti itu ia jalani selama enam bulan dan ia mendapatkan upah yang cukup lumayan untuk membantu keluarganya. Selama bekerja ia banyak mendapatkan ilmu tentang teknik pengolahan keripik pisang. Dalam benaknya ia mulai menghitung omzet yang mungkin saja ia hasilkan jika ia memiliki usaha di bidang itu.
Dengan membulatkan tekadnya ia mulai mengumpulkan uang hingga 3 juta rupiah. Namun membuat keripik teryata tidak terlalu mudah, ada stadar kualitas yang di tetapkan bagi para pengusaha keripik pisang. Dengan usahanya akhirnya standar keripik yang ditetapkan berhasil tercapai. Awalnya ia tidak tahu bagaimana memasarkan produknya karena di mana-mana sudah ada yang menjual keripik pisang, itulah salah satu yang membuat perjalan Sinta meraih sukses tidak mulus. Pada akhirnya ia mengandalkan bantuan pada saudara dan dua temannya yang sudah berpengalaman, untunglah mereka teman yang baik dan mengerti apa yang harus dikerjakan.
Mereka memasarkan produknya ke sekolah-sekolah, toko cemilan, dan cendra mata yang biasa di kunjungi oleh wisatawan. Karena usaha utamanya adalah membuat keripik, maka Sinta memberikan merek istana keripik untuk produknya. Namun untuk menghormati ibunya ia menambahkan nama ibu Mery di belakangnya. Jadilah merek dagang yang didaftarkan menjadi Istana Kripik Ibu Mery. Dengan menambahkan nama ibunya di belakang ia ingin agar masyarakat tahu, bahwa nasib keluarganya yang dulu sering mendapatkan cemoohan yang dianggap miskin dari orang banyak nasibnya bisa saja berubah.
Makin lama Sinta makin yakin bahwa bisnis adalah pilihan hidupnya. Dengan berbisnis ia percaya bisa mengangkatnya dari lembah kemiskinan dan bisa membuat keluarganya hidup lebih sejahtra. Saat itu Sinta bermimpi, bisa memiliki rumah sendiri dan hidup nyaman. Tampaknya, impian itu pun sudah berhasil terkabul.
• Ulet Dan Tangguh
Rupanya, jiwa bisnis sudah terbetuk dalam diri Sinta sejak ia masih kecil. Ketika duduk di kelas 6 SD, Sinta diam-diam bekerja menjual keripik pisang. Otaknya terus berputar untuk bisa membantu keluarganya. Duduk di bangku SMP, ia sempat membantu ayahnya bekerja di bengkel tralis besi. Sinta beruntung karena rumah orang tuanya berada di tempat yang strategis, lokasinya persis di pinggir jalan. Disanalah ia dapat mengumpulkan rupiah demi rupiah. Akan tetapi, perusahaaan keripik pisang yang terbilang lebih modern bisa dijumpai di setiap sudut kata lampung. Dalam persaingan dengan para pengusaha keripik pisang salah satu caranya ia memberikan pelayanan yang terbaik, yaitu dengan membiarkan para pembeli memcicipinya terlebih dahulu.
Namun denga ide cemerlangnya ia berhasil menghasilkan 9 rasa kripik di luar rasa yang standar. Dengan begitu pembeli bisa memilih rasa yang cocok dengan seleranya. Doa dan usaha selalu ia jalankan setiap hari untuk kesusksesannya, ia juga sadar bahwa kekayaan bukan miliknya seutuhnya. Karena itu ia juga rajin memberikan zakat kepada orang yang membutuhkannya. Setelah 3 tahun usahanya berjalan, ia bisa membuka lapangan pekerjaan bagi 13 karyawan. Sinta ingin mengembangkan kesejahtraan orang-orang di sekitarnya. meski telah tumbuh menjadi seorang jutawan muda ia tetap tidak sombong, ia tetap sebagai wanita rendah hati yang punya segudang mimpi untuk keluarga tercinta.

WAHYU ADITYA “Pemilik HelloMotion”



Sosok seseorang yang muda, pintar, kreatif, memiliki bisnis sendiri dan banyak uang seperti yang diimpikan oleh setiap orang. Karena sering menyaksikan acara favoritnya “Gemar Menggambar” yang ditayangkan di TVRI era 70-an di waktu usianya masih terbilang muda, Wahyu Aditya (29) kini nyaris mendapatkan semuanya. Dengan kemampuannya di bidang desain grafis dan animasi, kini ia berperan besar dalam bisnis desain grafis dan animasi di tanah air. Bahakn tidak sedikit perusahaan yang menginginkan jasanya untuk pesanan iklan, baik iklan komersial maupun iklan layanan masyarakat.
Keberuntungan yang membuat nama Wahyu Aditya dikenal oleh dunia animasi international adalah ketika saat dewan juri yang terdiri dari ahli film inggris menobatkannya sebagai International Young Screen Enterepreneur Of The Year 2007. pada ivent yang diselenggarakan oleh British Council di Apollo Theatre West End London, dan berhasil mengungguli lawannya dari berbagai negara. Dengan idenya mengawinkan kreativitas, idealisme, dan bisnis Wahyu Aditya berhasil terpilih oleh dewan juri di usinya yang masih muda. Ketika usianya (27) ia berhasil mendirikan sebuah film animasi “HelloMotion” dan memprakarsai festival film animasi HelloFast.
Bahkan saat ditengah keterbatasan industri animasi kreatif di tanah air, Wahyu Aditya mampu menciptakan peluang pasar sendiridan sudah beberapa brand komersial ditanganinya antara lain seperti PLN, Busway, kampaye pemilu, pertamina, dan Jakarta International Film festival (JIFFEST).
• Kisah Gambar Dinding
Kegemaran menggambar Adit, sapaan akrabnya, sudah terlihat sejak ia masih duduk dibangku sekolah dasar. Bahkan saat ia masih duduk dikelas 1 SD Cor Jesu 1 Malang, menjadi juara lomba menggambar. Masuk kelas VI SD Adit juga rajin menyulap buku tulisannya menjadi “majalah” dengan menciptakan ilustrasi sederhana dari berbagai tokoh rekaannya. Ilustrasi di buku-bukunya itupun lantas disebarkan kepada kawan-kawannya. Menginjak SMP, Adit dipercaya mengelola satu rubrik khusus untuk majalah sekolahnya.
Hobi menggambar terus berlanjut sampai SMA. Bahkan Adit adalah murid pertama yang boleh menggambari dinding sekolahnya. Dengan memulai karir animator pertamanya sebagai komunikus amatir saat itu, korban pertamanya adalah buku-buku pelajaran kelas 3 SMA-nya dengan membuat animasi strip komik. Setelah lulus dari sekolahnya Adit pun melanjutkan menuntut ilmu di Advanced Diploma of Interactive Multimedia-KvB Institute of Tech, Sydney, Australia, dalam masa kuliahnya ia berhasil tiga kali mengikuti lomba yang sekali ia sukses menjadi juara pertama.
Sebagai best student di KvB Institute of Tech, Karir Adit selepas kuliah dimulai sebagai creative designer dan animator di trans TV pada 2000-2002. Setelah beberapa tahun bekerja di Trans TV, Adit memilih bekerja freelance selama satu tahun. Karena keterampilan dan pengetahuannya ia bisa melakuakan apa pun. Mulai dari animator, sutradara, ataupun produser. Proyek pertamanya yang ditanganinya adalah klip video Padi berjudul Bayangkanlah. Saat itu video klipnya berhasil memenangkan “Best Video Klip of The Month” Video Music Indonesia (2002)” dan “People Choise Award” mulai saat itulah tawaran demi tawaran mengalir padanya.
• Merintis Jalan Sepi
Tawaran bekerja di bawah perusahaan orang lain tak membuat Adit tertarik. Percaya diri pada kemampuannya, bersama tujuh temannya ia membuat perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Sayang usaha ini gagal. Adit pun memulai langkah yang terbilang nekad, dengan meminjam kepada bank sebesar Rp400 juta ia membangun lembaga kursus animasi. Hasilnya, banyak orang menyatakan berminat bila ia membuat sebuah lembaga kursus animasi. Tekad yang besar itu ia wujudkan dengan keikutsertaan pada sebuah pameran pendidikan di Semanggi Expo, Jakarta Selatan dan ini menjadi sebuah langkah awal untuk HelloMotion Inc.
Berdiri sejak lima tahun lalu, jalan yang dirintis lembaga pendidikan ini masih sepi. Kini Adit telah mampu meraup keuntungan sebesar 18% per tahun. Padahal, awal berdiri sekolah itu tidak mendapatkan keuntungan malah minus 11%. Selain urusan mencari penghasilan, Adit masih menyempatkan diri merealisasikan idenya untuk memebentuk Kementrian Desain Republik Indonesia (KDRI). Biarpun terkesan lucu, dalam sehari website KDRI setidaknya dikunjungi 1.000 pengunjung. Tempat dimana para volunteer bisa mengirimkan desain karya mereka.
• HelloMotion
Arek malang kelahiran 4 maret 1980 ini menilai bahwa industri kreatif dan animasi sebetulnya bisa menjadi lahan subur bila ditekuni dengan baik. Apa lagi dasar pekerjaan ini adalah hobi. Karena memang di indonesia belum ada sekolah animasi, maka inilah yang kemudian di garapnya. Dengan mendirikan sekolah animasi ia yakin konten animasi di dalam negri bisa bertambah dan lebih maju. Kini HelloMotion yang memiliki misi menggalangkan budaya motion picture art, mulai diperhitungkan di industri tanah air.
Kini peraih berbagai penghargaan bergengsi ini telah mengembangkan tim promosi dan pemasaran. Salah satunya dengan membuat situs www.mentridesain-indonesia.blogspot.com dan ternyata cukup efektif, karena daftar tunggu untuk peserta kursus sekarang bisa sebulan di Hello School.

sidang yang ricuh....!!!




Pada tanggal 11 maret DPR mengadakan rapat paripurna yang berakhir ricuh. Kericuhan ini dipicu ketidak puasan anggota DPR atas ketua DPR Marzuki Alie yang dianggap menutup siding secara sepihak. Kericuhan ini bermula dari perbedaan pendapat diantara anggota DPR kapan hasil pansus diputuskan. Sebagian berpendapat keputusn diambil kemarin, sebagian lagi berpendapat memilih hari ini. Karena belainan berpendapat inilah Marzuki Alie langsung menutup siding.
Ketiga wakil ketua DPR yaitu Anis Matta, Priyo Budi Santoso, dan Pramono Anung menyesalkan sikap Marzuki yang langsung menutup siding tanpa meminta pendapat. Mereka langsung melakukan jumpa pers dan mengatakan “Pimpinan tlah otoriter dan seharusnya pimpinan sidang mendengarkan pendapat ari seluruh anggota” ujar Anis.
Pramono mengatakan “ketua tidak boleh memihak salah satu parpol, meskipun dia berasal dari salah satu parpol itu”. Kemudian pimpinan menggelar rapat tertutup, membahas permasalahaan tersebut. Hasilnya : sidang paripurna dengan agenda keputusan DPR atas hasil pansus bakal digelar hari ini.
Marzuki Alie membantah tlah bersikap otoriter saat memimpin sidang. Dan beliau mengatakan hanya mengagendakan pelantikan Taufik Kurniawan sebagai wakil ketua DPR mengagantika Marwoto Mitro Hardjono yang tlah meninggal dunia. Beliau menegaskan “usul perubahan paripurna tidak bisa masuk agenda lagi. Tidak akan ada subsitansi lagi, sehingga sah-sah saja kalau langsung ditutup. Masalahnya ketika saya membuka sidang, tidak ada yang mengajukan perubahan”.
Pada sidang kemarin, ketua pansus Idrus Marham selesai membacakan laporanhail penyelidikan pansus yang memutuskan 2 opsi.
1.Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan Penyertaan Modal Sementara (PMS) atau bailout Bank Century tidak melanggar.
2.Kebijakan itu melanggar hokum
Interupsi pertama diajukan Fraksi Partai Golkar (FPG) Bambang Soesatyo. Dia menilai hasil pansus tlah mengamankan pimpinan agar keputusan dilaksanakan dalam 1 hari. Anggota pansus asala Fraksi partai Demokrat (FPD) Didi Irwadi mengatakan ketidaksetujuaan atas pernyataan bambang “Kita harus menghormati pendapat-pendapat teman-teman, oleh karena itu, kita beri kesempatan kepada teman-temanyang lain”. Namun pendapat Didi, diwarnai banyak Iterupsi. Yang intinya, agar keputusan lansung diputuskan hari ini juga.
Pada tanggal 25 febuari, hasil keputusan Bakmus mengena Bank Century ditetapkan berlngsung 2 hari, yaitu 2-3 Maret. Agenda paripurna pada tanggal 2 adalah mendengarkan laporan kerja panus. Keesokan harinya, sidang paripurna kembali ricuh dimulai dari Fraksi Partain PDI. Yang tiba-tiba mengajukan bukti baru dari skanda bank century. Hal ini langsung dibalas banyak interupsi. ketua pimpinan sidang langsung menenangkanya. Lalu beliau mengatakan menetapkan keputusan pada hari rabu sesuai dengan rapat Bakmus. Dan langsus mengetuk palu tanda sidang ditutup.

referensi : koran kompas

Rabu, 07 April 2010

inipun akan berlalu

Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertingal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.

Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, “Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.”

Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik merenung, “Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?” Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU. “Oh, rupanya ini mantra ayah…,” gumamnya sembari kembali mengenakan cincin tersebut.
Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana-sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuatnya ketagihan.

Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik-turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.

Inilah hidup sebagai manusia seperti rumput di padang yang mati dan berganti setiap waktu. Relasi bisa datang dan pergi tanpa pernah bisa berhenti. Kemanusiaan yang terbatasi oleh banyak hal. semuanya pasti akan berlalu. ada waktu untuk mencintai. ada waktunya.

sumber : www.google.com

Selasa, 09 Maret 2010

SANG PEMIMPI



mengambil tema mengenai kehidupan para bocah kecil didalam setiap himpitan yang dialaminya, film sang pemimpi mencari pemeran dalam tokoh baru yang dihadirkan dalam film Sang pemimpi. Ada 3 tokoh baru yang rencananya akan menambah kekuatan cerita dari Sang Pemimpi sehingga dapat menghadirkan suasana dan jalan cerita yang lebih fresh untuk para pecinta Film Indonesia. Film ini akan menceritakan kisah perjalanan Ikal dengan dua sahabat remajanya, Arai dan Jimbron. Beberapa aktor dalam Film Laskar pelangi akan kembali hadir seperti Mathias Mutchus, Lukman Sardi, Rieke Dyah Pitaloka, dan Zulfani. Untuk itu Riri Riza dan Mira Lesmana akan benar-benar melakukan observasi terhadap isi cerita dari Novel Sang Pemimpi agar Film yang digarapnya tersebut tidak terlalu jauh keluar dari Novel asli dan Andre Hirata selaku penulis NOvel tidak kecewa dengan visualisasi yang dihadirkan lewat Film Sang pemimpi.
Sang Pemimpi - "Mimpi, semua dimulai dengan mimpi..." Kalimat yang dituturkan Ikal Dewasa (Lukman Sardi) itu, menjadi pembuka film "Sang Pemimpi", yang merupakan sekuel film "Laskar Pelangi". Mengambil setting era 80-an, film ini mengisahkan masa remaja Ikal, anak keluarga rendahan di Perusahaan Negara Timah di Pulau Belitung.Bersama Arai, sepupunya dan Jimbron sahabatnya, mereka merantau ke kota pelabuhan Manggar yang berjarak puluhan kilometer untuk melanjutkan sekolah.Mereka tumbuh bersama, menjalani berbagai kehidupan masa remaja dengan segala tantangan dan perjuangan hidup serta problematika masa remaja untuk meraih cita-cita dan impian. Semangat mereka makin memuncak saat Pak Balia (Nugie), seorang guru bahasa yang menginspirasi untuk mengejar mimpi di Eropa.Tapi masalah lain muncul. Tak hanya soal sekolah dan bertahan hidup, mereka juga mengalami problema cinta. Cinta Arai (Rendy Ahmad) yang tak tertahankan pada Zakiah Nurmala (Maudy Ayunda), luluh dengan musik, sementara Jimbron (Azwir Fitrianto) jatuh hati dengan seorang gadis pemurung pekerja pabrik cincau yang tak pernah tersenyum, Laksmi (Cindy Dwintasari).Sementara bagi Ikal, gairah anak muda yang sedang bergejolak di dirinya membawanya ke sebuah perasaan bersalah terhadap ayah yang sangat membanggakan dirinya sejak kecil.Namun, rasa bersalah terhadap sang ayah membuat Ikal bangkit, dan para pemimpi pun kembali berlari bersama. Satu persatu simpul-simpul kesulitan hidup untuk mencapai mimpi mereka terbuka, cita-cita, harapan dan cinta.

Selasa, 23 Februari 2010

mario teguh





Mario Teguh lahir 5 Maret 1956 di Makassar, Sulawesi Selatan
Pendidikan
* New Trier West High, Chicago, USA – Architecture
* Sophia University, Tokyo Japan – International Business
* IKIP Malang (Drs.) – Linguistics
* Indiana University (MBA) – Operations Systems
Pengalaman Profesional
* Citibank Indonesia (1983 – 1986) as Head of Sales
* BSB Bank (1986 – 1989) as Manager Business Development
* Aspac Bank (1990 – 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
* Exnal Corp Jakarta (1994 – present) as CEO, Senior Consultant
Spesialisasi
Business Effectiveness Consultant
Arti sukses adalah…???
Perjalanan 50 tahun hidup yang sudah saya jalani menyimpulkan bahwa sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya. Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan kesuksesan–kesuksesan yang pernah diraihnya.
Secara sederhana sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak kesuksesan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses. Dengan perasaan yang positif mengenai kesuksesan yang pernah Anda raih, maka Anda akan merasa semakin sukses dan semakin percaya diri dengan cita-cita, visi dan misi hidup Anda.

Saya sangat tidak setuju dengan ungkapan, "Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses". Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Saya bertanya, dimana anak tangganya? Bukankah untuk meraih kesuksesan besar harus diawali dengan kesuksesan kecil dan sedang?. Ada pepatah yang mengatakan, "Sukses akan melahirkan sukses yang lain." Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat kesuksesan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.
Bagi Mario Teguh , Semua Keberhasilan dan kegagalan seseorang itu berasal dari masing masing orang tersebut , memulai suatu usaha apapun harus dimulai dari sikap dan cara berpikir kita dalam menanggapi berbagai situasi yang akan ditemui dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini. Semua kita ini adalah orang orang yang memiliki kelebihan dan kekurangan , tinggal bagaimana kita mengoptimalkan potensi kelebihan kita dan meminimalkan kekurangan kita , karna keseimbangan kesemua unsur kita adalah kinci sukses yang akan kita raih. Kita bukan harus berhasil , bukan harus sukses , tapi kita harus mencoba untuk sukses tampa kenal lelah dan kata menyerah , kegagalan adalah jenjang untuk sebuah kesuksesan bukan harus ditangisi dan disesali .
Tips sukses…..!!!
1. Siapkan Mental. Dibandingkan dengan bekerja di perusahaan, berwirausaha memang lebih banyak risikonya, termasuk risiko kehilangan seluruh modal yang Anda tanamkan. Makanya menyiapkan mental adalah hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai berbisinis. Bisnis Anda bisa sukses besar, tapi juga bisa gagal total. Berhasil tidaknya bisnis, ada di tangan Anda.
2. Selektif. Segudang bidang usaha ada di depan Anda, mulai dari berjualan makanan, baju sampai event organizer (EO). Mana yang Anda pilih? Untuk menentukan bisnis yang akan Anda ambil, Anda bisa mencari peluang yang ada di pasar atau justru menciptakan pasar. Mencari peluang berarti harus jeli melihat apa yang sedang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, Anda menangkap tren ibu bekerja yang terpaksa meninggalkan anak di rumah. Ini bisa Anda jadikan peluang untuk membuka jasa penitipan Anak. Atau Anda juga bisa membuat pasar sendiri. Caranya, lihat saja keahlian yang Anda miliki. Misalnya Anda ahli membuat masakan India, mungkin Pasar belum membutuhkan produk Anda, tapi dengan pemasaran dan kualitas produk yang oke, Anda bisa menciptakan tren dan membuat pasar malah membutuhkan barang Anda.
3. Membuat Rencana Bisnis. Sekecilapapun bisnis Anda, Anda harus punya rencana bisnis. Hasilnya, usaha tidak cuma diawang-awang dan sewaktu-waktu Anda bisa lihat kerangka bisnis Anda. Manfaat lain, rencana bisnis akan memudahkan Anda kalau suatu saat ingin meminta pinjamaan ke bank. Dengan melihat rencana bisnis, seorang pegawai bank (Analis Kredit) bisa melihat prospek Anda, hal ini akan memudahkan Anda memperoleh pinjaman. Apa yang ada dalam rencana bisnis? Yaitu: 1) Diskiripsi Bisnis, 2) Target Konsumen, 3) Bentuk Bisnis, 4) Sumber Daya Manusia, 5) Keuangan.
4. Rajin Evaluasi. Setelah bisnis Anda berjalan, tentunya Anda ingin memantapkan bisnis Anda -sehingga tidak sekedar numpang lewat saja. Evaluasi merupakan langkah awal menstabilkan bisnis Anda. Dengan evaluasi yang continue, Anda bisa mempertahankan dan meningkatkan mutu perusahaan Anda. Misalnya, setiap empat bulan sekali, Anda mengumpulkan karyawan Anda -untuk mencari feed back- dan memberikan penerangan pada mereka.
5. Mengembangkan Terus. Saat berbisnis, Anda harus selalu jeli mencari peluang untuk mengembangkan bisnisUsahakan untuk dapat menangkap sekecil apapun peluang yang Anda, tentunya tetap dengan perhitungan yang matang.
6. Cerdik Hadapi Pesaing. Salah satu hambatan dalam berbisnis adalah munculn pesaing (competitor). Anda harus pintar-pintar menghadapai mereka. Berusahalah untuk mencari deferensiasi produk Anda, sehingga Anda memiliki nilai lebih (added value) di banding pesaing Anda. Misalnya, ketika Anda membuka bisnis fotokopi, Anda memberikan kupon undian pada pelanggan dengan nominal pembayaran di atas Rp 50.000,- yang akan Anda undi setiap 6 bulan sekali.
7. Menjaga Hubungan Baik. Peranan konsumenjelas besar sekali dalam wirausaha. Untuk itu Anda harus dapat menjaga hubungan baik dengan mereka. Misalnya dengan menyimak masukan mereka dengan serius, mengirimkan bingkisan hari raya, sesekali memberikan potongan harga ataupun hanya sekedar tersenyum ramah menyapa dan ngobrol dengan mereka.
8. Jeli Mencari Pelanggan. Pemasaran memang salah satu kunci sukses bisnis Anda. Mungkin di awal Anda harus memapu berjuang dari bawah, misalnya door-to-door menawarkan barang Anda. Kemudian mencoba memasarkan produk dengan sistem imbalan dan seterusnya
9. Belajar dari Kegagalan. Saat berwirausaha, Anda pasti tidak akan luput dari kegagalan. Karena sudah pada hakikatnya kegagalan selalu berjalan beriringan dengan keberhasilan. ‘Jatuh’ dan ‘Bangun’ alias masa laris tidak laris merupakan hal yang wajar. Yang penting ketika Anda sedang ‘jatuh’, jangan sampai membuat Anda down atau memutuskan gulung tikar. Justru saat itulah yang harus Anda pakai untuk mengevaluasi bisnis Anda. Misalnya dengan 1) mencari inspirasi untk menciptakan produk dan jasa baru yang membuat usaha Anda semakin menarik, 2) membaca kiat sukses para wirausahawan (businessman) dan cara mereka melewati masa sulit, 3) Bereksperimen dengan mencoba cara pemasaran yang baru, 4) Terus Belajar.

sumber : www.google.com dan mario teguh golden ways

Selasa, 16 Februari 2010

Kebab Turki







Seorang anak muda dari Surabaya menorehkan prestasi yang sangat besar dia bernama Hendy Setiono, presiden direktur Kebab Turki Baba Rafi. Prestasinya tidak hanya diakui di dalam negri, tapi juga di mancanegara. Dia di bilang anak muda karena penampilannya tidak seperti seorang bos dari perusahaan yang beromset lebih dari 1 miliar per bulan. Dia dinobatkan sebagai salah seorang di antara sepuluh tokoh pilihan yang dinilai mengubah Indonesia. Tentu, sebuah pengakuan yang membanggakan bagi Hendy. Apalagi, bisnis yang dia geluti tergolong bisnis yang tak akrab di telinga. Usianya pun masih 23 tahun! masih sangat muda untuk seorang bos yang memiliki 100 outlet di 16 kota di Indonesia.

Hendy mengisahkan, pada Mei 2003, dirinya mengunjungi ayahnya yang bertugas di perusahaan minyak di Qatar. Dia banyak menemui kedai kebab yang dijubeli warga setempat. Lantaran penasaran, Hendy yang mengaku hobi makan itu lantas mencoba makanan yang lezat bila dimakan dalam kondisi masih panas tersebut. “Ternyata, rasanya sangat enak. Saat itu di benak Hendy langsung terbersit pikiran untuk membuka usaha kebab di Indonesia. Alasannya, selain belum banyak usaha semacam itu, di Indonesia terdapat warga keturunan Timteng yang menyebar di berbagai kota.
September 2003, gerobak jualan kebab pertamanya mulai beroperasi. Tepatnya di salah satu pojok Jalan Nginden Semolo, berdekatan dengan area kampus dan tempat tinggalnya. Mengapa gerobak? Hendy mempunyai alasan. “Membuat gerobak lebih murah daripada membuat kedai permanen. Tidak perlu banyak modal. Gerobak pun fleksibel, bisa dipindah-pindah,” ujarnya. Soal nama kedainya Baba Rafi, dia mengaku terinspirasi nama anak pertamanya, Rafi Darmawan. “Diberi nama Kebab Pak Hendy kok tidak komersial,” katanya lalu tergelak. Saat itulah terlintas di benaknya nama si sulung, Rafi. “Kalau dipikir-pikir, pakai nama Baba Rafi, lucu juga rasanya. Baba kan berarti bapak, jadi Baba Rafi berarti bapaknya Rafi.

Sukses bisnis kebab waralaba Hendy itu juga menghasilkan berbagai award, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya, ISMBEA (Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award) 2006 yang diberikan menteri koperasi dan UKM. Hendy juga ditahbiskan sebagai ASIA’s Best Entrepreneur Under 25 oleh majalah Business Week International 2006. Untuk meraih award tersebut, dia bersaing dengan 20 kandidat pengusaha lain dari berbagai negara di Asia. Pria kalem itu juga mendapatkan penghargaan Citra Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad Ke-21 yang dianugerahkan Profesi Indonesia. Kemudian, penghargaan Enterprise 50 dari majalah SWA untuk 50 perusahaan yang berkembang dalam setahun terakhir. Serta, di pengujung 2006, majalah Tempo menobatkan Hendy menjadi salah seorang di antara sepuluh tokoh pilihan yang mengubah Indonesia.

Ini adalah salah satu tempat dimana Baba Rafi memperluas usahanya, yaitu di “Jln.Gadang kelurahan Sungai Bambu.” Outlet ini selalu buka setiap hari dari jam 4 sore sampai dengan jam 10 malam di depan tempat les Primagama, setiap harinya outlet ini selalu di banjiri banyak pembeli terutama anak-anak yang setia antri untuk menunggu pesananannya. Outlet ini di jaga oleh 2 karyawan yang bernama Muhamad Ghoni dan Andi Ryanto. Mereka sudah 2 tahun menjalankan bisnis Kebab ini dengan keuntungan perharinya sekitar Rp 300.000,- dan pemilik outlet tersebut adalah Pung Parmadi. Biarpun selalu ramai dan begitu banyak pesanan karyawan kebab ini selalu memberikan pelayanan yang baik, ya… mungkin itu juga salah satu yang membuat bisnis ini dibanjiri pembeli.

sumber : www.google.com dan karyawan kebab turki (M.ghoni dan A.ryanto)